Langsung ke konten utama

Sekata Bumdes Sabilulungan

Pembangunan nasional tidak tergoyahkan oleh keadaan ekonomi global jika didukung dengan perekonomian desa yang maju. perekonomian desa merupakan jenis perekonomian yang real yang langsung dilakukan oleh masyarakat. salah satunya di bidang usaha pertanian merupakan dasar usaha negara ini yang dulu dikenal sebagai negara agraris. Terbukti dalam keadaan krisis ekonomi moneter usaha pertanian tidak terpengaruh dan menjadi usaha satu-satunya yang menyokong negara Indonesia.
Secara umum perekonomian desa mencakup beberapa sektor, diantaranya sektor hulu-hilir seperti home industri, kerajinan, pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, dan lain-lain. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga ekonomi desa yang terlahir untuk pengembangan perekonomian desa. Tapi lembaga ekonomi memiliki tugas dengan lembaga desa lainnya yakni, memberikan pelayanan pada masyarakat.
Pada umumnya lahan yang terdapat di Desa Sukamaju digunakan secara produktif, dan hanya sedikit saja yang tidak dipergunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Kawasan Desa Sukamaju memiliki Sumber daya alam yang memadai dan siap untuk diolah. Luas lahan berupa sawah teknis seluas 420 ha, Semi teknis 100 Ha, Tadah hujan  100 Ha, dan yang lainnya berupa pekarangan 120 Ha, Hutan Rakyat, Pangangonan 3.00  Ha, Hutan Negara 203 Ha, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya mengenai luas tanah dan penggunaannya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel: 1 Luas Lahan Menurut Jenis Penggunaan Di Desa Sukamaju Tahun 2015- 2016
Sawah (Ha)
Darat [Ha]
Teknis
½ Teknis
Tadah Hujan
Pekarangan Pemukiman
Hutan Rakyat
Pastura
(Pakan ternak)
Hutan Negara
Lain-lain
480 Ha
134 Ha
100 Ha
117 Ha
10 Ha
3,00
203
-
Sumber : Data Desa Sukamaju

Penduduk Desa Sukamaju berdasarkan data terakhir hasil Sensus Penduduk Tahun 2015 tercatat sebanyak 7.555 jiwa, Tahun 2016 sebanyak 7.520 Jiwa

Tabel : 2 Jumlah Penduduk Desa Sukamaju  Tahun 2015 -2016
1
2015
7.620
15%
2
2016
7.901
30%
Sumber : Data Desa Sukamaju




Tabel: 3 Luas Daerah, Jumlah Rumah Tangga, Kepadatan/km2 Rata-rata Rumah Tangga dan Sex Ratio Di Desa Sukamaju Tahun 2015 - 2016
No
RW / Dusun Cipetir
Jumlah
Rumah Tangga
Kepadatan per km2
Sex ratio
1
RW. 01/ Bobojong
435


2
RW. 02/tarikolot
820


3
RW. 03/ Cepetir
818


No
RW / Dusun Sukamju
Jumlah
Rumah Tangga
Kepadatan per km2
Sex ratio
4
RW.04/ Cipetir tengah
841


5
Rw.05/ Cipetir girang
884


6
Rw.06/ Cibuntu
427


No
RW / Dusun Lebaksiuh I
Jumlah
Rumah Tangga
Kepadatan per km2
Sex ratio
7
RW. 07/ Lebaksiuh Hilir
976


8
RW. 08/ Lebaksiuh I
813


9
RW. 09/ Sangiang
523


No
RW / Dusun Lebaksiuh II
Jumlah
Rumah Tangga
Kepadatan per km2
Sex ratio
10
RW. 10/ Lebaksiuh II
670


11
RW.11/Lebaksiuh II
734


JUMLAH
7901



Proyeksi jumlah penduduk di Desa Sukamaju Tahun 2015 berjumlah 7.555 jiwa, Tahun 2016  7.620 jiwa.

1.      Indeks Pembangunan Manusia
Perkembangan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Desa Sukamaju Tahun 2007 s.d. Tahun 2009 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel : 4 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Desa Sukamaju Tahun 2015 – 2016
No
Uraian
2014
2015

2016
1
Indeks Pendidikan
85,71


2
Indeks Kesehatan
62,07


3
Indeks Daya Beli
73,75


Target IPM Kec. Kadudampit
72,38
75,70
77,70
Target IPM Kab. Sukabumi
73,38
73,00
75,00
Realisasi IPM
73,84
74,84
75,89
Sumber : RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2009-2013


Indeks Pendidikan dan Daya Beli memberikan kontribusi yang cukup tinggi dalam capaian IPM Desa Sukamaju sehingga membuat Desa Sukamaju IPM-nya dapat melebihi target IPM Kabupaten Sukabumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Enam Program BUMDes “SABILULUNGAN”

1.       Program Integrated Farming System Integrated Farming System , atau sistem pertanian terpadu (Indonesia,  red ), didefinisikan sebagai penggabungan semua komponen pertanian dalam suatu sistem usaha pertanian yang terpadu. Sistem ini mengedepankan ekonomi yang berbasis teknologi ramah lingkungan dan optimalisasi semua sumber energi yang dihasilkan. Di Indonesia, pemerintahan melalui program atau perusahaan atau lembaga sosial dalam program CSRnya menerapkan sistem pertanian terpadu. Walhasil, Program Pertanian Terpadu ini sangat cocok digunakan di Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan limpahan sinar matahari sepanjang tahun dan curah hujan tinggi. 2.       Program Water acces Sanitation and Hygienes WASH adalah sebuah program sosial-lingkungan dalam mendapat akses yang cukup terhadap air bersih secara berkelanjutan. Berkembangnya budaya perilaku hidup sehat pada individu, keluarga, masyarakat, sekolah dan lin...

TAHAPAN DAN AKTIVITAS PROGRAM Five green Bank

I PERSIAPAN Survei wilayah, Social Mapping, Community Need Assesment Perencanaan Program Penyiapan tim pendampingan II IMPLEMENTASI Sosialisasi Program Five Green Bank FGD dan Transect Walk Perencanaan sarana prasarana mendukung berdirinya Five green bank Pembentukan Kelompok dan kerjasama dengan beberapa stakeholder Pembangunan Kelompok dengan pembimbingan yang rutin. Pembangunan pasar Training Kelompok Perlombaan Antar Kelompok dilihat dari produktivitas kelompok disuatu wilayah. Musdes Pertanggung jawaban dan serah terima program III Monitoring dan Evaluasi Evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melihat sejauh mana keberhasilan program atau tujuan dari program tersebut tercapai. Pada tingkat kelompok masyarakat pelaku utama kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) adalah masyarakat itu sendiri. Kegiatan monev oleh masyarakat harus dilihat sebagai suatu proses pem...